Kenapa Wajib Ekstra Deposit Untuk Bisa WD ?! Broker GVD Markets Secara Rutin Mengakali Trader WNI
GVD Markets disorot setelah muncul keluhan soal penarikan dana, permintaan deposit tambahan, kantor yang tidak ditemukan, dan dugaan platform klon.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:Pasangan mata uang USD/JPY tertekan di bawah level 159,00 menyusul rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang lebih rendah dari ekspektasi, memicu spekulasi pelonggaran kebijakan Federal Reserve.

Pasangan mata uang USD/JPY mengalami tekanan jual yang signifikan dan meluncur di bawah penanda psikologis 159,00 pada pelaporan sesi perdagangan terbaru. Pelemahan dolar Amerika Serikat diakibatkan terbitnya data Indeks Harga Produsen (PPI) yang lebih lunak dari perkiraan konsensus pasar, memberikan sinyal bahwa tekanan inflasi di tingkat produsen makro mulai mereda.
Penurunan angka penyesuaian inflasi grosir ini secara langsung memukul imbal hasil (yield) obligasi AS (US Treasury). Dengan melemahnya proyeksi inflasi, pelaku pasar uang segera mengkalibrasi ulang ekspektasi mereka terhadap jalur lintasan kebijakan suku bunga acuan Federal Reserve.
Apresiasi harga aset-aset bebas risiko menekan kepemilikan dolar, sehingga memberikan ruang sirkulasi bagi mata uang berimbal hasil rendah (low-yielding currency) seperti Yen Jepang untuk mencatatkan aksi beli (short covering) secara masif.
Para analis meyakini bahwa perlambatan tren inflasi produsen dapat membuka keran kebijakan bagi pejabat dovish di bank sentral untuk meninjau arah kebijakan ke depan. Tanpa adanya dorongan inflasi yang berarti dari sisi penawaran, sentimen mengenai kehati-hatian kebijakan moneter yang ketat secara perlahan memudar.
Kini, titik fokus pelaku pasar akan beralih pada serangkaian data makroekonomi lanjutan dari Negeri Paman Sam, termasuk data ketenagakerjaan dan konsumsi ritel, guna menetapkan posisi di pasar derivatif maupun di instrumen berjangka mata uang dasar. Jika indikator ekonomi lain mengiringi tren perlambatan ekonomi, tekanan struktural pada USD/JPY berpotensi mendorong pelemahan lanjutan secara teknikal.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

GVD Markets disorot setelah muncul keluhan soal penarikan dana, permintaan deposit tambahan, kantor yang tidak ditemukan, dan dugaan platform klon.

Memilih tier 1 liquidity forex bukan sekadar mencari spread terendah di layar atau daftar provider paling panjang. Ini adalah keputusan broker tentang integritas harga, depth, routing, credit, reporting, incident response, dan komunikasi kepada klien.

FINEX review 2026 untuk trader Indonesia: pahami arti rating A+++ Bappebti, spread mengambang, proses withdrawal, rekening terpisah, dan jalur pengaduan PT Finex Bisnis Solusi Futures sebelum menilai sebuah broker forex Indonesia.

Pada 14 Agustus 2026, WikiFX berhasil menyelenggarakan “Malam Elite 2026 · Jakarta — Menatap Era Baru Kepatuhan Forex di Indonesia” di Indonesia.